paalmerah.com, JAMBI, 5 Oktober 2026 – Ketua Umum Serikat Pekerja Perkebunan PTPN IV Regional IV, Arief Kurniawan memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi berkelanjutan Kebun Kayu Aro PTPN IV Regional IV (Eks PTPN 6) yang dinilai sukses menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat sekitar, sekaligus menjaga marwah komoditas teh Indonesia.

Ketua Umum SP-BUN PTPN IV Regional IV, Arief Kurniawan, menegaskan bahwa pencapaian gemilang Kebun Kayu Aro saat ini tidak terlepas dari dedikasi dan kerasnya keringat kaum pekerja perkebunan yang terus bersinergi membangun harmoni dengan manajemen.
“Bagi kami kaum pekerja, Kebun Kayu Aro bukan sekadar tempat mencari nafkah, melainkan urat nadi ekonomi kerakyatan. Kehadiran kebun ini secara langsung telah menyerap banyak tenaga kerja yang rata rata merupakan masyarakat sekitar. Secara tidak langsung, ekosistem perkebunan ini telah menjadi napas yang menggerakkan roda perekonomian warga desa, menghidupkan pasar lokal, dan menopang hajat hidup orang banyak,” tegas Arief Kurniawan dalam pernyataan resminya, Senin (5/10).
Arief juga menyoroti kebanggaan para pekerja kebun atas prestasi kualitas teh yang dihasilkan. Baru-baru ini, dedikasi dari hulu hingga hilir terbayar lunas ketika Kebun Kayu Aro berhasil membawa nama Teh Kayu Aro ke kancah nasional dengan menyabet 5 penghargaan sekaligus pada ajang National Tea Competition 2026 di Jakarta.
“Penghargaan itu adalah representasi dari tetesan keringat para pemetik teh, pekerja pabrik, dan seluruh elemen pekerja perkebunan. Kualitas premium itu bisa tercipta karena kita merawat kebun ini dengan rasa memiliki. Kebun Kayu Aro adalah peninggalan sejarah zaman kolonial Belanda yang wajib kita lestarikan bersama, yang kini pesonanya berhasil menjadikannya destinasi wisata unggulan berskala nasional,” tambah Arief.

Sebagai Ketua Umum Serikat Pekerja Perkebunan PTPN IV REGIONAL IV, Arief juga mengawal ketat komitmen sosial perusahaan terhadap lingkungan sekitar. Ia menyatakan kebanggaannya bahwa perusahaan tidak sekadar mengejar profitabilitas, tetapi juga mengedepankan tanggung jawab sosial kerakyatan. Sepanjang tahun 2024 hingga 2026, SP-BUN mencatat PTPN IV Regional IV telah mengucurkan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR) yang tepat sasaran, di antaranya:
- Pemberdayaan UMKM Pekerja dan Masyarakat: Bantuan Pelatihan UMKM, Benchmarking perajin Pandai Besi Desa Koto Padang ke PTPN IV Regional III, Pendaftaran Merk Baru UMKM Pandai Besi, Bantuan Biaya Pengurusan Legalitas, hingga pengadaan Sarana Alat Produksi untuk UMKM Pandai Besi Koperasi DLN Desa Koto Padang.
- Dukungan Sosial dan Kemanusiaan: Bantuan perbaikan atap pasca-bencana alam puting beliung di Desa Kersik Tuo (Kabupaten Kerinci), Program Santunan Anak Yatim dan Kaum Dhuafa pada Safari Ramadhan Kebun Kayu Aro.
- Pelestarian Lingkungan dan Pariwisata: Bantuan tong sampah untuk Desa Wisata Pentagon guna mendukung Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), dukungan Kejuaraan Kebut Gunung & Aksi Bersih Gunung di Gunung Tujuh, serta inisiatif Gerakan Menanam Pohon di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS).
“Serikat Pekerja Perkebunan akan terus berdiri sebagai mitra strategis perusahaan, memastikan kesejahteraan kaum pekerja terus meningkat sejalan dengan majunya perusahaan. Kami percaya, jika pekerja sejahtera dan masyarakat sekitar berdaya, Kebun Kayu Aro akan terus berjaya membawa nama baik PTPN IV REGIONAL IV di tingkat nasional maupun Internasional,” pungkas Arief.









Discussion about this post