Paalmerah.com — Aliansi Mahasiswa UNJA peduli Demokrasi melakukan aksi demonstrasi di gedung Rektorat Universitas Jambi,jumat 7 Februari 2025. Adapun salah satu tuntutan mahasiswa tersebut adalah meminta transparansi anggaran kemahasiswaan yang dinilai tidak transparan. Aksi masa menceritakan temuannya selama konsolidasi bahwa ada ormawa yang tidak mendapatkan haknya berupa anggaran kemahasiswaan selama beberapa tahun kebelakang. “Salah satu isi tuntutan kami adalah mempertanyakan kejelasan pihak rektorat mengapa ada ormawa yang tidak di fasilitasi dalam melaksankan kegiatan,sedangkan ormawa tersebut secara sah dan legal di SK kan oleh Birokrat sebagai lembaga organisasi kemahasiswaan di Universitas Jambi. Ada satu ormawa yang cerita ke kami beberapa tahun kebelakang selalu ditolak setiap mengajukan proposal kegiatan,padahal mereka telah mencoba mengikuti mekanisme yang ditetapkan dan lagi-lagi ditolak. Kita perlu meminta ketegasan terkait permasalahan ini,kalau perlu atau terdapat dugaan,kita akan meminta Kejaksaan Tinggi Jambi dan KPK untuk mengaudit permasalahan ini.” Ujar Azmi Wafa Satria mahasiswa Fakultas Hukum yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa UNJA Peduli Demokrasi. Masa aksi langsung di sambut oleh Rektor Universitas Jambi Prof Helmi dan mendengarkan aspirasi mahasiswa yang melakukan aksi serta berjanji akan transparan kedepan.










Discussion about this post