Jambi – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 4 Jambi, memanfaatkan bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah dengan mengemas kegiatan unik. Bertajuk acara Ekspedisi Ramadhan yang merupakan singkatan “Eksekutif Menyapa Spesial Ramadhan. “ Para eksekutif BUMN perkebunan kelapa sawit ini turun menyapa dan silaturahmi dengan karyawan juga bercengkrama dan menyantuni sebanyak 40 orang anak yatim dari kawasan kecamatan Kayu Aro kabupaten Kerinci, Jambi.
Direktur Utama Holding PTPN, Muhammad Abdul Gani didampingi Region Head PTPN IV Regional 4, Khayamuddin Panjaitan, langsung bertemu karyawan khususnya Kebun Teh Kayu Aro di masjid Fajar Islam, Rabu (12/3/2025). Di masjid ini pula, Direktur Holding, Abdul Gani dan Region Head Khayamuddin Panjaitan juga bercanda bersama 40 orang anak yatim. Wajah anak yatim dari kawasan Kayu Aro kabupaten Kerinci provinsi Jambi itu, makin sumringah ketika diberi uang dan bingkisan untuk lebaran.
“”Rajin belajar, rajin mengaji yaa… jangan lalai sholat. Puasa ngak ini,”” kata Direktur Holding Abdul Gani didampingi istri saat memberikan santunan kepada seorang anak yatim sambil mengelus kepala seorang anak lelaki. Anak yatim itu menganggukkan kepala tanda patuh ikut nasehat Abdul Gani.
Region Head, Khayamuddin Panjaitan juga terlihat dekat dengan anak yatim. “”Tetap semangat ya nak…! Ayooo, siapa yang ngaji tadarus Qur’an ni, selama puasa,”” kata Khayamuddin disambut senyum Ny Yusnidar Khayamuddin saat dialog dengan anak-anak.
Ekspedisi Ramadhan merupakan salah satu dari rangkaian event yang diselenggarakan Holding Perkebunan Nusantara selama bulan suci Ramadhan. Para eksekutif menyapa para karyawan dengan konsep eksekutif dan petinggi BUMN perkebunan melakukan perjalanan atau safari Ramadhan ke beberapa entitas unit kerja yang ada di PTΡΝ Group.
Selain sebagai media silaturahmi dalam menjalin kebersamaan serta keterikatan antara manajemen dengan karyawan, bulan Ramadhan ini jadi sharing session antara manajemen dengan karyawan untuk dapat memberikan insight dan motivasi secara langsung










Discussion about this post