paalmerah.com, JAMBI — Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) Kota Jambi resmi dilantik pada Jumat, 4 September 2026, di Gedung Maulidina, Kota Jambi.

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi APGI Kota Jambi untuk memperkuat profesionalisme pemandu gunung sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan dalam pengembangan pariwisata di Kota Jambi dan Provinsi Jambi.
Acara pelantikan dihadiri oleh Ketua Dewan Pengurus Provinsi (DPProv) APGI Jambi, Jet Herwanto, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi, Maryani Yanti, S.P., MDM., Ph.D., serta Penasehat DPC APGI Kota Jambi, Jhoni Hadi Hambali.
Dalam kepengurusan DPC APGI Kota Jambi, Thomas Pasaribu dipercaya sebagai Ketua DPC APGI Kota Jambi.
Thomas mengatakan, keberadaan APGI Kota Jambi diharapkan tidak hanya menjadi wadah bagi para pemandu gunung, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan pariwisata, khususnya wisata alam dan aktivitas pendakian.
Ia mengingatkan para pemandu gunung agar selalu mengedepankan etika dalam menjalankan profesinya serta memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan.
“Pemandu gunung harus lebih mengedepankan etika dan memiliki kepedulian terhadap kelestarian alam. Pemandu bukan hanya bertugas mendampingi pendaki, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga lingkungan dan memberikan edukasi kepada wisatawan maupun pendaki,” ujar Thomas.

Sementara itu, Ketua DPProv APGI Jambi, Jet Herwanto, menegaskan bahwa pemandu gunung memiliki keterkaitan erat dengan aktivitas pendakian.
“Pemandu gunung sudah pasti pendaki gunung. Karena itu, seorang pemandu harus memiliki kemampuan, pengalaman, pengetahuan dan tanggung jawab, terutama dalam menjaga keselamatan serta kelestarian alam,” kata Jet.
Jet juga menekankan bahwa jabatan dalam organisasi APGI bukanlah sekadar sebuah kehormatan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Jabatan bukan suatu kehormatan, tetapi adalah amanah yang diberikan dan harus dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab,” tegasnya”.
Ia berharap DPC APGI Kota Jambi dapat membangun komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder), baik di tingkat Kota Jambi maupun Provinsi Jambi.
Menurut Jet, sinergi antara APGI dengan pemerintah daerah, pelaku pariwisata, komunitas, dunia usaha dan masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang profesional, aman dan berkelanjutan.
Dinas Pariwisata Dorong Kolaborasi dengan APGI
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi, Maryani Yanti, S.P., MDM., Ph.D., menyambut baik kehadiran DPC APGI Kota Jambi dan berharap organisasi tersebut dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pengembangan sektor pariwisata.
Maryani berharap terbangun kerja sama dan sinergi antara Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Jambi dengan APGI Kota Jambi, terutama dalam meningkatkan ekosistem pariwisata, promosi destinasi wisata serta pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM.
“Kami berharap ada kerja sama dan sinergisitas dengan APGI Kota Jambi dalam meningkatkan ekosistem wisata yang baik, promosi destinasi wisata Kota Jambi dan Provinsi Jambi, serta pengembangan ekonomi kreatif beserta para pelaku UMKM,” ujar Maryani”.
Menurut Maryani, Kota Jambi memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang menuju berbagai wilayah dan destinasi wisata di Provinsi Jambi.
Karena itu, ia berharap kehadiran APGI dapat ikut memperkuat promosi pariwisata sekaligus meningkatkan daya saing dan kreativitas sektor ekonomi kreatif serta UMKM di Kota Jambi.
“Kota Jambi adalah gerbang masuk untuk ke segala penjuru di Provinsi Jambi. Tentunya dengan kehadiran APGI, kita berharap dapat meningkatkan daya saing dan kreativitas ekonomi kreatif serta UMKM di Kota Jambi,” katanya”
Dengan dilantiknya DPC APGI Kota Jambi, diharapkan terbangun organisasi yang solid dan profesional serta semakin kuatnya kolaborasi antara pemandu gunung, komunitas pendaki, pemerintah daerah, pelaku pariwisata, ekonomi kreatif dan UMKM.
APGI Kota Jambi diharapkan mampu mengambil peran dalam mendukung pengembangan wisata alam yang aman, profesional, beretika, bertanggung jawab dan berkelanjutan, sekaligus turut menjaga kelestarian lingkungan dan mengangkat potensi pariwisata Jambi (**red)









Discussion about this post